Latest Entries

Selamat Datang di Situs FilsafatPendidikan.com!

Selamat datang di situs FilsafatPendidikan.com. Di situs ini Anda bisa mendapatkan berbagai macam informasi gratis tentang filsafat pendidikan. Informasi yang ditawarkan antara lain sebagai berikut:

  • Artikel dasar tentang filsafat pendidikan
  • Pengenalan dan panduan deskriptif tentang aliran-aliran yang terdapat dalam filsafat pendidikan
  • Ulasan buku yang terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dengan tema filsafat pendidikan
  • Panduan deskriptif tentang berbagai tokoh filsafat pendidikan mulai dari sejarah hidup, pemikiran, dan kontribusinya terhadap filsafat pendidikan
  • Makalah filsafat pendidikan yang ditulis oleh mahasiswa

Jika Anda memiliki minat atau memiliki kemampuan lebih dalam menulis artikel tentang filsafat pendidikan Anda bisa langsung mengirimkannya ke kami, tetapi maaf apabila artikel Anda kami tolak karena semua artikel yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu.

Selamat belajar :-D

Memilih Power Bank yang Bagus

power bank iphoneDunia smartphone adalah dunia yang selalu berubah sepanjang waktu. Saat ini, sudah banyak sekali vendor smartphone yang berlomba-lomba menciptakan smartphone dengan desain dan fitur terbaik. Sudah sering kita jumpai smartphone dengan spesifikasi yang canggih, seperti kamera dengan resolusi tinggi, memori RAM, layar, serta prosesor yang tak kalah hebatnya. Namun ternyata, segala spesifikasi tersebut memerlukan energi yang tidak sedikit. Akibatnya baterai smartphone menjadi boros. Namun sekarang, Anda sudah tidak perlu khawatir lagi dengan kondisi baterai karena adanya power bank. Power bank adalah suatu alat yang berfungsi sebagai portable charger bagi smartphone Anda sehingga bisa memberi energi tambahan pada baterai di segala situasi. Lazada menyediakan power bank murah dan berkualitas bagi gadget Anda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih power bank.

(more...)

Dasar Lingkungan Pendidikan

Lingkungan pendidikan dikenal juga sebagai miliu pendidikan. Dalam teori empirisme, miliu pendidikan dipercaya mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap keberhasilan proses pendidikan. Sementara teori nativisme menafikan pengaruh lingkungan pendidikan, karena bakat dan pembawaan peserta didik dinilai mempunyai pengaruh lebih dominan terhadap proses pendidikan. Bagaimana pun juga teori konvergensi sangat mengakui pengaruh antara keduanya, yakni bakat dan pembawaan serta pengaruh lingkungan pendidikan.

(more...)

Teori Dasar Pendidikan

Kehidupan pada hakikatnya sebagai proses pendidikan yang sebenarnya (the true educational process). Education is not preparation for life; education is life itself. Pendidikan bukanlah persiapan untuk kehidupan; pendidikan adalah kehidupan itu sendiri. Demikian John Dewey berpesan kepada kita.

Proses pendidikan telah membentuk manusia secara individual. Proses pendidikan pulalah yang telah membentuk manusia sebagai komunitas, atau bahkan sebagai bangsa dan negara. Kita dapat belajar dari sejarah kehidupan suatu bangsa, katakanlah bangsa Jepang, yang melatarbelakangi manusia yang bagaimana yang telah dihasilkan. Ternyata, kemajuan suatu bangsa tidak ditentukan oleh melimpahnya kekayaan alamnya, tetapi oleh kegigihan bangsa itu dalam perjuangan hidupnya.

(more...)

Hakikat Pendidikan Menurut Paulo Freire

Paulo Freire

Hakikat pendidikan bagi Paulo Freire adalah pembebasan atau perubahan mind setbahwa di dunia ini hanya ada dua peran, sebagai penindas atau tertindas. Pendidikan harus mampu mengubah mind set ini agar kaum tertindas memiliki pandangan bahwa di dunia ini tidak hanya ada dua peran tersebut, tetapi juga ada peran "orang ketiga" yang bukan penindas dan yang tertindas. Disinilah pendidikan melakukan fungsi pembebasan bagi kaum tertindas. Mereka bisa bebas tak lagi menjadi kaum tertindas, sekaligus tidak perlu menjalani peran sebagai penindas.

Dalam proses pendidikan peserta didik diarahkan agar mampu mengembangkan pemikirannya sendiri, tidak seperti "sistem bank" sebelumnya, yang menganggap peserta didik sebagai tabungan yang akan selalu menerima ilmu dari guru. Dalam proses ini guru dianggap paling mengerti dan siswa tidak tahu apa-apa. Freire menyatakan konsep pendidikan "problem posing education" (pendidikan hadap masalah). Dalam konsep pendidikan ini, guru berperan sebagai teman murid yang merangsang untuk berpikir kritis. (more...)

Anda harus Login untuk melihat konten atau link downloadnya. Anda harus Register terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan password loginnya. Gratis!

Tujuan, Ciri, Metode, dan Kurikulum Anarkisme Pendidikan

Penganut anarkisme pada umumnya menerima sistem penyelidikan eksperimental yang terbuka (pembuktian pengetahuan melalui penalaran ilmiah) sama halnya dengan pendidik liberal dan liberasionis, atau menerima prakiraan-prakiraan yang dianggap selaras dengan sistem pendidikan semacam itu.

Paul Goodman

Perbedaannya terletak pada anggapan pendidik anarkisme yang menganggap bahwa kita harus menekankan perlunya meminimalkan dan atau menghapuskan pembatasan-pembatasan kelembagaan terhadap perilaku personal, bahwa kita mesti, sejauh mungkin yang bisa kita lakukan mendeinstitusinalisasikan masyarakat, membuat masyarakat bebas-lembaga.

(more...)

Anda harus Login untuk melihat konten atau link downloadnya. Anda harus Register terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan password loginnya. Gratis!

Filsafat Pendidikan Progresivisme sebagai Pendidikan Demokratis

Filsafat pendidikan progresivisme merupakan salah satu awal dalam membangun pendidikan yang demokratis. Aliran ini membuat dasar tujuan dan tugas pendidikan yang demokratis. Selain itu, ada tiga pilar dasar dalam pendidikan demokratis yang diturunkan dari kerangka pikir filsafat pendidikan progresivisme.

(more...)

Tujuan Filsafat Pendidikan Islam dan Kesimpulannya

Pendidikan dalam konteks Islam dianggap sebagai proses yang melibatkan seseorang untuk menggunakan dimensi rasional, spiritual, dan sosial. Sebagaimana yang diungkap oleh Al-Attas, arah pertumbuhan pribadi seseorang yang baik dan seimbang harus dilakukan secara komprehensif dan melalui pendekatan terpadu dengan pelatihan semangat, intelektualitas, rasionalistas, perasaan, dan panca indera seorang manusia.

(more...)

Prinsip-prinsip Filsafat Pendidikan Islam

Filsafat pendidikan Islam menurut Muhammad ibn Kateb memiliki seperangkat prinsip sebagai berikut:

  • Pertemuan pikiran dengan pengetahuan
  • Pertemuan pikiran (guru-murid)
  • Pengenalan mata pelajaran di tingkat dasar
  • Sintesis mata pelajaran di tingkat lanjut
  • Tujuan dan tujuan dari bidang yang berbeda dan pengenalan dan sintesis atas dasar yang
  • Usia studi umum
  • Usia studi khusus
  • Konsep tabula rasa dan Ibnu Tufail, Ibnu Sina
  • Pada studi tingkat lanjut, pelajaran yang diberikan haruslah berhubungan dengan pelajaran yang telah diberikan pada masa studi tingkat dasar
  • Kemampuan siswa dalam ujian harus diperiksa. Pemeriksaannya merupakan tentang tentang bagaimana mereka mencapai jawaban atas pertanyaan dalam ujian. Proses dan alasan jawaban sangat diperlukan di sini. Objektivitas adalah hal yang hendak dicapai melalui argumentasi atas jawaban dalam sebuah ujian
  • Pendidikan bertujuan untuk mengajarkan tentang penciptaan oleh Allah, berbagai penemuan manusia, moralitas, dan agama. Ketiga hal pendidikan tersebut diajarkan mulai dari tingkat dasar sampai tingkat penelitian. Pendidikan tersebut juga harus bervariasi.

(more...)

Aliran Naturalisme Herbert Spencer Dalam Filsafat Pendidikan

Naturalisme dalam filsafat pendidikan mengajarkan bahwa guru paling alamiah dari seorang anak adalah kedua orang tuanya. Oleh karena itu, pendidikan bagi naturalis dimulai jauh hari sebelum anak lahir, yakni sejak kedua orang tuanya memilih jodohnya.

Tokoh filsafat pendidikan naturalisme adalah John Dewey, disusul oleh Morgan Cohen yang banyak mengkritik karya-karya Dewey. Baru kemudian muncul tokoh-tokoh seperti Herman Harrell Horne, dan Herbert Spencer yang menulis buku berjudul Education: Intelectual, Moral, and Physical.

(more...)

Pendidikan Terhadap Anak Autis

Autisme merupakan gangguan perkembangan yang berat pada anak. Gejalanya sudah tampak sebelum anak mencapai usia 3 tahun. Perkembangan mereka menjadi terganggu terutama dalam komunikasi, interaksi dan perilaku. Misalnya pada usia 2-3 tahun dimana anak balita lain mulai belajar bicara, sedangkan anak autis tidak menampakkan tanda-tanda perkembangan bahasa. Kadang ia mengeluarkan suara tanpa arti, tapi terkadang anehnya ia bisa menirukan kalimat atau nyanyian yang sering didengar, tapi bagi dia kalimat ini tidak ada maknanya.

(more...)

Anda harus Login untuk melihat konten atau link downloadnya. Anda harus Register terlebih dahulu untuk mendapatkan username dan password loginnya. Gratis!



Copyright © 2011. All rights reserved.

RSS Feed. This website uses Modern Clix theme.